UTU Gelar Workshop Penyusunan Rencana SKP Bagi ASN
  • UTU News
  • 17. 01. 2022
  • 0
  • 1540

MEULABOH - UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) terus memperkuat kapasitas dan kinerja kepegawaian. Kinerjanya diarahkan untuk selaras dengan visi dan misi maupun rencana strategis universitas. Demikian ditegaskan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UTU, Dr. Ishak Hasan, M.Si, saat membuka kegiatan Workshop Penyusunan Rencana SKP Sesuai PP No 30 Tahun 2019 dan Permenpan RB No 8 Tahun 2021 secara daring via Zoom Meeting, Senin (17/1/2022).

Wokshop ini dihadiri para Dekan, Kabiro AKPK, dosen, tenaga kependidikan dan sejumlah pejabat fungsional lingkup UTU. Workshop ini merupakan tindaklanjut dari perubahan struktur organisasi yang ditegaskan oleh Permenpan-RB tahun 2021, bahwa setiap lembaga, satuan kerja, harus sesegera mungkin untuk mentransformasi kinerja pegawainya. Oleh sebab itu, menurut Ishak Hasan kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan dan memberikan keterampilan kepada ASN UTU agar paham dan terampil dalam rangka menyusun rencana kinerja yang akan dicapai dalam satu tahun.

Dijelaskan lebih lanjut, SKP yang selama ini dikenal dan disusun oleh para pegawai tentu harus turut dirubah atau direvisi dengan merujuk pada Permenpan-RB terbaru, agar sesuai dengan target yang terakomodasi dalam visi misi maupun rencana strategis kelembagaan. Hal tersebut dipandang penting karena selama ini ada indikasi bahwa sasaran kinerja pegawai belum sepenuhnya mendukung dan mempercepat capaian dari pada indikator kinerja kelembagaan. Padahal jika berbicara tentang kinerja pegawai, itu berarti berbicara kinerja lembaga atau organisasi.

“Untuk itu sinkronisasi antara Renstra Kemendikbud, kemudian Renstra UTU, kontrak kinerja Rektor dengan Menteri, kontrak kinerja Rektor dengan Dekan, itu harus terejahwantahkan dalam setiap aspek dan indikator kinerja pegawai itu sendiri. Inilah esensi dari pada kegiatan workshop hari ini,” tegas Ishak Hasan.

Oleh sebab itu, melalui workshop ini juga, bagaimana seorang pegawai itu memiiki literasi teknologi dan literasi informasi. Karena tidak semua informasi dan data yang dimiliki oleh sebuah organisasi termasuk UTU itu bersifat publik. Itu ada beberapa informasi yang bersifat dikecualikan, lanjutnya.

"Workshop ini merupakan upaya untuk memahami serta menyamakan persepsi dalam hal penyusunan SKP yang benar, dan untuk memahami indikator-indikator penilaian Sasaran Kinerja ASN, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja ASN," jelas Dr. Ishak

Dr. Ishak menyebutkan pada peraturan terbaru ini, kinerja ASN dinilai berbasis outcome. Sehingga penilaian kinerja didasarkan pada perencanaan kinerja di tingkat individu, unit kerja, dan organisasi dengan memperhatikan target, capaian, hasil, manfaat dan perilaku.

Adapun Narasumber yang memberikan materi diantaranya Kasubbag Tata Usaha Biro SDM Kemendikbud Ristek Ucu Suhermina, SH., M.Ed dan Analis Kinerja Biro SDM Kemdikbud Ristek, Eli Nurmaniska, S.Si (Aduwina Pakeh).

Komentar :

Lainnya :